Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2022

Makam Sunan Arya Sumedang

Gambar
 perjalanan ziarah ke makam sunan arya pada, berawal dari inpormasi, sewaktu saya jarah ke gunung nangtung ke makam eyang jagabaya, saya ketemu dengan salah satu penziarah dari bandung, dan bercerita kepada saya, memberikan tahu tentang  ada nya makam keramat di gunung karedok yaitu makam sunan arya pada, pas saya tanya ke penziarah ini, kamu sendiri udah pernah ziarah belum ke sana ?, terus gunung karedok tempat lokasi daerah mana..?  ujar saya dan menanyakan kepada penziarah tersebut.... dia pun menjawab, belum pernah sih !!!...saya juga kata orang /penziarah  juga ada makam sunan arya pada di gunung karedok, tapi katanya kalau mau ziarah ke sana, ke makam sunan arya pada gunung karedok, kamu nanti tanya saja, kalau ziarah ke marongge, dari marongge gak jauh tinggal lurus" ujar penziarah yang ngasih inpormasi kepada saya.... pada akhir nya saya dan penziarah tersebut sepakat untuk ziarah ke makam sunan arya pada untuk mencari keberadaan dan kebenaran nya untuk menc...

makam mbah terong peot

Gambar
 sesudah selesai ziarah saya berlanjut ke makam mbah buyut terong peot... lokasi masih di kabupaten sumedang, dari makam eyang pangeran sugih dari pangkalan ojeg gunung puyuh belok kanan jalan yang arah menuju ke batu gara.... awal nya saya sendiri tidak tahu lokasi makam eyang terong peot, seiring perjalanan saya terus menanyakan tentang keberadaan makam eyang terong peot, karena kabupaten banyak unjur unjur gunung atau perbukitan, banyak makam keramat berada di atas bukit, jadi gak usah heran kalau perjalanan nya yang terus semakin menanjak, seperti hal nya yang akan saya kunjungi dan saya ziarahi ke makam eyang terong peot, saya bersamangat untuk ziarah ada pituduh dari satu penziarah, kalau mau mengikuti alur dan jalan nya, kalau mau ziarah di kota/kabupaten sumedang awal pertama, ke gunung nantung terus di lanjut ke makam eyang terong peot di sebut eyang pancer buana, nah sesudah di kunjungi baru bisa ke penziarahan lain nya, benar apa tidak nya seperti itu,...dari keterangan ...

Di Gunung Salak Bogor

Gambar
 di mulai awal tahun 2017, saya beserta keluarga besar saung paniisan cempaka warna, selalu melakukan ziarah ke gunung salak bogor, sampai dengan sekarang ini, sebelum nya, saya dan keluarga saung paniisan cempaka warna rutin setiap bulan nya, selalu ziarah ke daerah kabupaten sumedang, ter utama yang saya tuju adalah ke gunung lingga ke makam eyang prabu tajimalela dan eyang pangeran sugih.... sehubungan dengan adanya inpormasi, banyak tamu yang berdatangan ke saung paniisan cempaka warna, banyak usulan kepada saya, untuk ziarah ke gunung salak, karna di gunung salak banyak sekali situs situs punden berundak atau petilasan pareleluhur sunda pada masa nya...  karna dari tamu yang silaturahmi, sehingga keluarga besar saung paniisan cempaka warna, meminta kepada saya, untuk ziarah ke gunung salak, karna banyak dorongan atau usulan yang masuk akhir nya, pada saat itu saya memutuskan besok Kita ziarah ke gunung salak,. dan saya pun mengintruksikan nya kepada keluarga besar saung p...

Silahturahmi Aki Saepudin ke Umi Maya dan Tasyakur ke Petilasan di Bogor

Gambar
  BOGOR Yayasan Paniisan Cempaka Warna -Aki Saepudin Silaturahmi ke Kediaman Umi Maya dan Tasakur ke Petilasan Mbah Solang dan Syeh Abdullah yang berlokasi di Kampung Lembah Dzuhur Jln Pasir Keramat Desa Suka Jaya Kecamtan Taman Sari Kabupaten Bogor. Tujuan yang utama adalah untuk mendata, merapihkan dan mendaftarkan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor untuk segera dijadikan situs cagar budaya, di mana patilasan ini di perkirakan berusia lebih dari ratusan tahun yang sangat dalam dan punya arti sejarah nya di mana sebagai warisan leluhur yg wajib di lestarikan keberadaannya, sesuai dengan apa yang selama ini Aki Saepudin sudah dijalankan, sedang di jalankan dan akan terus di jalankan dimana dengan silaturahmi juga aki Saepudin mendengarkan langsung harapan harapan dari keluarga besar umi Maya, yang selama ini merawat petilasan tersebut. Harapan dan cita cita nya di antara lain, ingin mendirikan kota budaya,ingin mendirikan pondok pesantren dan juga galeri seni ...

Pertemuan Aki Saepudin Bersama Ny. I Made Sadnja ( Jro Mangku Lingsir) di Pura Melanting Pura Pasar Agung Gunung Salak Bogor

Gambar
  BOGOR -Pura Melanting suatu tempat yang bersih dengan pemandangan alamnya yang indah.Pura yang sedang terus dikembangkan dan terbuka bagi pemeluk agama apapun. Pura yang keberadaannya tidak eksklusif menjunjung tinggi nilai toleransi meski pengunjung bukan pemeluk agama Hindu. Suasana yang asri menyatu dengan alam, indah. Selain berkunjung kita bisa mempelajari sejarah dan budaya negeri kita.Pertemuan Aki Saepudin dengan ibu Jro Mangku Ni Made Sumiarthi di pura Melanting pura pasar Agung gunung Salak Bogor, Sabtu (19/02/2022) diJl Nanas warung loa desa Taman Sari Kecamatan Taman Sari Kabupaten Bogor, Ucapan terimakasih dan bersyukur Aki Saepudin kepada Ibu Jro Mangku Ni Made Sumiarthi , atas kepercayaan nya untuk mengelola lahan yaitu sebidang tanah yang luas nya kurang lebih 5000 meter yang berlokasi di desa Taman Sari, dan untuk dijadikan Saung Paniisan Cempaka Warna dan juga penanam bibit jahe merah, yang akan diolah untuk bahan baku pembuatan obat herbal Cempaka Warna.Harapan...

Aki Saepudin Tasakur ke Makam Keramat Kanjeng Mama Dalam Wijaya Kusuma

Gambar
  BOGOR   Aki Saepudin selaku Founder Yayasan Paniisan Cempaka Warna Tasakur ke Makam Keramat Kanjeng Mama Dalam Wijaya Kusuma yang berlokasi di kampung Kabandungan Cipulus, Desa Sirnagalih, Kabupaten Bogor. Selain tasakur ke makam Kanjeng Mama Salam Wijaya Kusuma, Aki Saepudin menceritakan, bahwa perjalanannya selama dua tahun silam selama satu bulan lamanya di makam keramat Kangjeng Salam Wijaya Kusuma, pernah ikut serta dalam merawat merapihkan makam tersebut, pada saat itu tidak sebagus hari ini yang dikunjunginya,” ujar Aki Saepudin. Waktu itu dalam keadaan sangat memprihatinkan sekali, banyak yang harus di rapihkan, seperti dinding atau tembok yang menghalangi makam tersebut pada berantakan, tempat istirahat dan tempat untuk beribadah belum ada sama sekali pada saat itu,” papar Aki Saepudinpada akhirnya, Aki Saepudin selaku Founder Yayasan Paniisan cempaka warna langsung bergerak untuk melakukan perapihan dan merenopasi nya bersama-sama warga dan dibantu juga oleh bapak ...